Waduh, koq ngga ada habis - habisnya yaaa aktivitas palsu memalsu ...
Barusan di tv ada berita bahwa ditemukan telur rebus palsu yang dibeli oleh warga Surabaya dari seorang penjual makanan di depan sebuah sekolah di Surabaya.
Apa yang bikin itu ya ngga mikir ya, gimana kalo yang mengkonsumsinya itu anak, atau saudara sendiri, trus knapa - napa.
Padahal, td tuch disebutin, telur palsu itu mengandung tawas, melamin n karbit. Howekk .. dipikir manusia itu apa ya koq dicekokin ama bahan - bahan kimia kaya' gitu.
Mbok ya kalo mau dagang itu yang lurus - lurus aja, ga pake acara tipu menipu getoo, kasian yang ditipu, coba kalo yang nipu sendiri tertipu, nyesek juga kan.
Tapi semua ya kembali ke hati n pribadi masing - masing individu, mau nipu - ya monggo, mau lurus ato menggak - menggo nje monggo, lha wong ndak ada yang larang ( asal ngga ada yang tau, ya toh ?! )
Katanya siy ada hukum tabur - tuai, tanam - petik.
Kalo yang ditabur buruk, yang dituai juga buruk. Kalo yang ditanam bagus, yang dipetik juga bagus. Garbage In Garbage Out. Excellent In Excellent Out. Iya ga siy ?
Kalau kombinasi gimana, dapetnya kombinasi juga kali yaaa .....
Jumat, 24 Oktober 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
yg suka nipu2 dagang masuk laut aja dah!
dapet imel dari temen, ada yg dagang krupuk pedes, eh ternyata dicampurin balsem tuh.
Posting Komentar